Posisi dakwah dalam Islam sangatlah penting. Ia menyebabkan umat hidup dan terus tumbuh serta berkembang. Dakwah akan menggerakkan umat untuk tunduk dan patuh kepada perintah dan larangan Allah juga RasulNya. Sebaliknya, ketika dakwah ditinggalkan, umat akan kehilangan jati dirinya sebagai seorang muslim yang harus terikat dengan seluruh aturan Allah. Kaum muslim tidak pernah mengalami kemunduran dari posisinya sebagai pemimpin dunia selama berpegang teguh pada agamanya. Kaum muslim mulai mundur tatkala meninggalkan dan meremehkan ajaran agamanya, membiarkan peradaban asing masuk menyerbu negeri-negeri mereka, serta membiarkan pemikiran dan paham-paham kufur bercokol dalam benak mereka. Untuk mengembalikan kemuliaan muslimin, maka diperlukan dakwah. Bukan hanya sekedar dakwah biasa, tetapi yang membangkitkan kaum muslimin. Itulah dakwah ideologis. Yaitu dakwah yang menyeru kaum muslim untuk menerapkan Islam secara kaaffah (totalitas).
Dakwah ideologis adalah upaya terus menerus untuk merubah manusia baik pikiran, perasaan maupun tingkah lakunya dari jahiliyah (kebodohan) ke Islam, atau dari yang sudah Islam tetapi hanya Islam KTP menjadi Islam yang benar-benar Islam (Islam ideologis yaitu taat kepada seluruh aturan/syariat Islam) hinga terbentuklah masyarakat Islam.
Dakwah ideologis akan menjadikan Islam sebagai rahmat. Allah SWT berfirman
Dari ayat di atas, dapat dipahami bahwa Rasulullah Saw dengan syariat Islam, hukum-hukum, serta apapun tauladan yang dibawanya merupakan rahmat dan sumber kebahagiaan bagi seluruh alam. Karena itu, dakwah ideologis harus ditujukan untuk penegakan syariat Islam secara sempurna dalam bingkai sebuah daulah/negara yaitu daulah khilafah.
dikutip dari: Lajnah Tsaqofiyah - Dakwah Ideologis, Jalan Kemuliaan (HTI)
Dakwah ideologis adalah upaya terus menerus untuk merubah manusia baik pikiran, perasaan maupun tingkah lakunya dari jahiliyah (kebodohan) ke Islam, atau dari yang sudah Islam tetapi hanya Islam KTP menjadi Islam yang benar-benar Islam (Islam ideologis yaitu taat kepada seluruh aturan/syariat Islam) hinga terbentuklah masyarakat Islam.
Dakwah ideologis akan menjadikan Islam sebagai rahmat. Allah SWT berfirman
"Dan tiadalah Kami mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam" (TQS Al Anbiya (21): 107)Imam Al Alusiy dalam tafsirnya mengatakan:
Dari ayat di atas, dapat dipahami bahwa Rasulullah Saw dengan syariat Islam, hukum-hukum, serta apapun tauladan yang dibawanya merupakan rahmat dan sumber kebahagiaan bagi seluruh alam. Karena itu, dakwah ideologis harus ditujukan untuk penegakan syariat Islam secara sempurna dalam bingkai sebuah daulah/negara yaitu daulah khilafah.
dikutip dari: Lajnah Tsaqofiyah - Dakwah Ideologis, Jalan Kemuliaan (HTI)